Thursday , 19 July 2018
Sogo News
Home » Berita Bola Online » Mancini Satu-satunya Pilihan Erick Thohir untuk Gantikan Mazzarri

Mancini Satu-satunya Pilihan Erick Thohir untuk Gantikan Mazzarri

Mancini Satu-satunya Pilihan Erick Thohir untuk Gantikan Mazzarri

mancinigetty
DEWA POKER

Milan – Presiden Inter Milan, Erick Thohir, cuma memikirkan satu nama setelah memecat Walter Mazzarri. Baginya, sosok yang tepat untuk menjadi pelatih baru Inter cuma Roberto Mancini.

Inter mengumumkan pemecatan Mazzarri pada Jumat (14/11/2014) kemarin. Mazzarri mereka anggap bertanggung jawab atas performa tim yang angin-anginan pada musim ini.

Inter bergerak cepat dalam proses pergantian pelatih. Hanya beberapa jam setelah mengumumkan pemecatan Mazzarri, Nerazzurri telah menunjuk Mancini sebagai penggantinya.

“Setelah percakapan yang panjang lewat telepon dengan para direktur dan (Massimo) Moratti, saya bersama semua pihak memutuskan untuk membuat perubahan,” jelas Erick kepada Sky Sport Italia.

“Saya fokus ke siapa yang saya anggap sebagai orang terbaik, pelatih terbaik di Italia, meskipun saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Mazzarri,” lanjutnya.

“Ini benar-benar terjadi dalam sehari semalam. Saya tak pernah memikirkan nama selain Mancini. Mancini sudah mengenal Inter dengan baik dan kami memilihnya demi kebaikan Inter. Kami butuh angin segar, atmosfer yang berbeda, dan lepas dari tekanan,” terang Erick.

Mancini bukanlah nama baru buat Inter. Dia sebelumnya pernah menukangi La Beneamata pada periode 2004-2008 dan terhitung sukses dengan bukti tiga scudetto, dua trofi Coppa Italia, dan dua trofi Piala Super Italia.

“Mancini menerima proyek ini dengan antusiasme dan dia menyadari situasi finansial klub. Akan tetapi, dalam batas-batas yang memungkinkan kami akan berusaha untuk memperkuat skuat berdasarkan sarannya pada bulan Januari,” tutur Erick.

“Saya meminta suporter untuk mendukung pelatih, para pemain, dan menghargai pekerjaan mereka. Lebih penting lagi kami harus main bersama-sama, karena bersama mereka kami seperti sebuah tim yang hebat,” tambahnya.

“San Siro harus menjadi kandang kami. Kami tak boleh terus-terusan main di San Siro tapi merasa seolah-olah itu adalah laga tandang,” kata dia.