Wednesday , 15 August 2018
Sogo News
Home » Berita Bola Online » Dewa poker | “Barca Jatuh dari Awan “

Dewa poker | “Barca Jatuh dari Awan “

0338413000-DV1903846780x390

AGEN JUDI POKER

DEWA POKER

Legenda Barcelona, Johan Cruyff, menilai terlalu dini untuk menghakimi pelatih El Barca, Luis Enirique. Menurut Cruyff, Enrique harus diberikan waktu untuk mengimplementasikan idenya di Camp Nou.

Enrique membesut Barca sejak awal musim ini, untuk menggantikan posisi Gerardo Martino yang memilih mundur. Saat ini, El Barca berada di peringkat kedua klasemen Divisi Primera dengan 27 poin, atau terpaut dua poin dari Real Madrid di puncak klasemen.

Tiga poin terakhir Barcelona pada laga melawan Almeria, Sabtu (8/11/2014). Pada dua laga sebelumnya, Barcelona kalah 1-3 dari Madrid dan 0-1 dari Celta Vigo.

“Kami baru tampil 11 pertandingan dan dalam tujuh atau delapan pertandingan pertama Barca berada di awan tetapi dalam beberapa pertandingan terakhir mereka jatuh,” kata Cruyff.

“Ada pelatih baru dan pemain baru sehingga mereka perlu beradaptasi satu sama lain. Anda tidak bisa menghakimi dalam 10 pekan,” lanjutnya.

Cruyff juga berharap agar publik tak membandingkan Enrique dengan pelatih Real Madrid, Carlon Ancelotti. Menurut Cruyff, Ancelotti adalah pelatih berpengalaman yang telah membuktikan dirinya di sejumlah klub.

“Ancelotti telah bekerja di empat atau lima negara, bisa berbicara lima bahasa, dan mengetahui bagaimana dirinya beradaptasi. Dengan usianya saat ini, ia jadi lebih mudah menangani segalanya, mengamati, dan membedakan. Mereka yang tidak berada di usianya harus mengambil pengalaman dia,” beberĀ  Cruyff.